Friday, October 19, 2018

MENJELAJAHI TAMAN NASIONAL KERINCI SEBLAT YANG LIAR

Taman Nasional Kerinci Seblat adalah taman nasional terbesar di Pulau Sumatra, Indonesia yang menawarkan petualangan liar bagi Anda yang bermimpi melihat alam Indonesia. Taman yang terhampar dari dataran pantai Sumatera Barat hingga lembah berhutan di atas ngarai sungai yang dalam di Pegunungan Barisan.

MENJELAJAHI TAMAN NASIONAL KERINCI SEBLAT YANG LIAR

Taman Nasional Kerinci Seblat adalah rumah bagi populasi satwa liar Indonesia seperti gajah, beruang, tapir, macan dahan, gibbon dan hewan langka Harimau Sumatra yang terancam punah.

Selain dapat menemukan beberapa hewan langka yang terancam punah, Taman Nasional Kerinci Seblat juga menawarkan tempat-tempat indah untuk Anda jelajahi dan nikmati keanggunannya seperti Gunung Kerinci yang berdiri megah, Danau Gunung Tujuh, Gua, Hikking, menikmati keragaman budaya lokal yang unik, batu-batu suci, mengamati burung endemik Sumatra, Harimau Sumatra dan lain sebagainya.

Berikut beberapa tempat menarik yang dapat Anda jelajahi saat mengunjungi Taman Nasional Kerinci Seblat

Gunung Kerinci

GUNUNG KERINCI

Sebagian besar pengunjung yang datang ke Taman Nasional Kerinci adalah mendaki Gunung Kerinci. Gunung setinggi 3.805 ini adalah gunung berapi aktif tertinggi di Asia Tenggara dan perjalanan ke Gunung Kerinci adalah perjalanan liar dan lebih menantang daripada mendaki gunung-gunung yang berada di Pulau Jawa, Indonesia. Pendakian yang curam dan jalan berliku-liku melewati tebing-tebing sangat melelahkan dan menemukan lebih banyak satwa liar hingga akhirnya Anda dapat menikmati pemandangan di puncak yang tiada duanya. Kebanyakan para pendaki menjalani pendakian disini selama dua hari tetapi satu hari ekstra memberi Anda kesempatan yang llebih baik untuk menikmati panoramanya yang indah mempesona sepuas-puasnya. 

Danau Gunung Tujuh

DANAU GUNUNG TUJUH

Dikenal sebagai :"Danau Tujuh Pincak" Danau Gunung Tujuh adalah danau kawah tertinggi di Asia Tenggara. Untuk mencapai danau ini, Anda membutuhkan pendakian selama sekitar 3 jam perjalanan dan Anda harus menuruni bibir gunung berapi hingga sampai ke danau pada ketinggian 1950 mdpl.

Ambil peralatan berkemah dan Anda bisa mendirikan tenda Anda di lokasi yang sangat indah di tepi danau atau menyewa perahu untuk berkeliling menjelajahi keindahan danau ke tempat yang lebih sunyi dan tenang.. Cobalah untuk menghindari hari libur besar dan akhir pekan karena Danau Gunung Tujuh sangat ramai, tempat nongkrong yang sangat populer bagi anak muda lokal  

Mengamati Burung

MENJELAJAHI TAMAN NASIONAL KERINCI SEBLAT YANG LIAR

Bagi Anda pecinta burung, Taman Nasional Kerinci Seblat memiliki lebih dari 370 spesies burung dan 17 burung endemik. Penampakannya yang hanya sesekali mungkin dapat Anda saksikan seumur hidup Anda seperti tanah Sumatra-Kukuk yang telah dianggap punah namun dapat diketemukan kembali disini pada tahun 2002 lalu.

Harimau Sumatra

HARIMAU SUMATRA

"Dari tahun 2006 hingga 2010, Taman Nasional Kerinci Seblat adalah salah satu dari lima taman nasional di seluruh Asia yang perkembangbiakannya meningkat," kata Debbie Martyr saat mengunjungi Sumatra pada awal tahun 1990-an untuk membantu layanan taman nasional dengan flora dan fauna internasional.

Namun ini bukanlah taman safari, jadi Anda tidak akan menemukan mobil jeep safari atau pawang harimau bercak atau gajah di sini. Harimau adalah salah satu hewan yang sulit dipahami di dunia sehingga sangat kecil kemungkinannya untuk melihat hewan ini di alam liar. Namun ada sensasi yang akan Anda dapatkan saat menjelajahi Taman Nasional Kerinci Seblat yang tidak Anda temukan di tempat lainnya di dunia.

Gua Alam Taman Nasional Kerinci Seblat

GUA ALAM TAMAN NASIONAL KERINCI SEBLAT

Taman Nasional Kerinci Seblat adalah rumah bagi beberapa kompleks gua yang mengesankan seperti Gua Tiangko yang berada di Desa Sengering yang diperkirakan telah di huni manusia sejak 9.000 tahun yang lalu     

Selain itu Anda juga dapat menemukan lukisan gua di Gua Kasah yang jarang dikunjungi yang berjarak sekitar 5 kilometer dari Gua Kersik Tua. Sementara Gua Kelelawar dan Gua Belang berada di Ting Kemulun dekat Sanggaran Agung. Ajaklah seorang pemandu untuk menemani Anda menjelajahi gua-gua ini untuk mendapatkan lanskap maupun esotorik gua.

Hikking di Taman Nasional Kerinci Seblat

HIKKING TAMAN NASIONAL KERINCI SEBLAT

Ada beberapa jalur hikking luar biasa yang bisa Anda dapatkan di Taman Nasional Kerinci Seblat. Jauh di dalam sisi barat taman nasional, Anda dapat melalui lahan basah tertinggi di Asia Tenggara. Ada rute 5 hari sepanjang 120 kilometer melewati hutan hujan, danau belerang dan mata air panas sebelum keluar ke jalan raya di utara Kerinci. Namun ada jalur pendek yang melintasi hamparan hutan hujan yang masih perawan dimana jika Anda beruntung dapat menemukan rusa, owa, tapir atau hewan langkan Harimau Sumtra yang sering berkeliaran di tempat ini.

Saksikan Keragaman Budaya Lokal

MENJELAJAHI TAMAN NASIONAL KERINCI SEBLAT YANG LIAR

Kelompok-kelompok yang terikat tradisi Kerinci sering menyelenggarakan festival di sekitar taman ini yang semuanya banyak menampilkan unsur nyanyian dan tarian yang hangat. Tarian Rangguk yaitu tarian musim panen padi benar-benar sangat memikat. Namun festival Kenduri sko untuk menghormati leluhur desa merupakan warisan budaya yang dapat Anda saksikan di daerah ini.

Batu Suci

MENJELAJAHI TAMAN NASIONAL KERINCI SEBLAT YANG LIAR

Di Taman Nasional Kerinci Seblat Anda juga dapat menemukan batu berukir raksasa tetapi seperti banyak aspek misterius, bagaimana batu-batu yang begitu besar ini berada di tempat ini. Menurut masyarakat sekitar batu-batu raksasa ini dilontarkan dari letusan gunung berapi yang terjadi sekitar 1200AD. Beberapa dari batu suci ini dapat diamati d desa kuno Renah Kemumu.

Para ahli ekowisata Wild Sumatra Adventures menawarkan beragam tur yang disesuaikan di sekitar kawasan Kerinci dengan tarif yang sangat terjangkau. Indonesia Trip Advisors juga dapat mengatur perjalanan darat dan logistik Menjelajahi Taman Nasional Kerinci Seblat Yang Liar ini. 


  • Kapan Anda harus pergi? Kondisi cuaca sangat tidak menentu dan sulit diprediksi di Pulau Sumatra. tetapi musim hujan biasanya terjadi antara bulan Desember hingga bulan Februari setiap tahunnya dan penduduk setempat merekomendasikan bahwa Harimau Sumatra paling aktif tepat setelah musim hujan berakhir. Tetapi satwa liar pada umumnya lebih mudah ditemukan di luar musim hujan ini. Kebanyakan wisatawan yang ingin Menjelajahi Taman Nasional Kerinci Yang liar bisa dibilang bahwa tempat ini merupakan salah satu tempat yang paling indah di Asia Tenggara.


EmoticonEmoticon